Maraknya Keracunan MBG, Apa Penyebabnya?
Maraknya laporan dugaan keracunan setelah konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian serius terhadap keamanan pangan dalam proses penyediaan makanan. Pada awal September 2026, hampir 2.000 orang dilaporkan mengalami gejala seperti mual, muntah, dan diare dalam sejumlah kejadian yang berkaitan dengan distribusi MBG. Penyebab keracunan makanan dapat berasal dari berbagai faktor, mulai dari bahan pangan yang terkontaminasi, penyimpanan pada suhu yang tidak tepat, higiene pekerja, proses pengolahan, hingga air yang digunakan untuk memasak, mencuci bahan makanan, peralatan, dan permukaan dapur. Karena itu, pengawasan keamanan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak cukup hanya pada makanan jadi, tetapi juga perlu mencakup sumber air dan kondisi sanitasi lingkungan dapur.
Air yang terlihat jernih belum tentu bebas dari kontaminasi mikrobiologis. Salah satu indikator penting pencemaran fekal adalah keberadaan Total Coliform dan Thermotolerant/Faecal Coliform. Pemeriksaan indikator tersebut dapat membantu mengidentifikasi adanya potensi kontaminasi biologis pada sumber air yang digunakan SPPG. Palintest Wagtech Potatest Classic PTW10005, yang didistribusikan oleh PT Tridinamika Jaya Instrument, merupakan portable water testing kit yang dirancang untuk pemeriksaan kualitas air di lapangan. Sistemnya menggunakan metode membrane filtration untuk menyaring sampel air, kemudian mikroorganisme indikator dikultur menggunakan media dan inkubator sehingga koloni dapat diamati. Selain parameter mikrobiologi, perangkat ini juga mendukung pemeriksaan pH, turbidity, free chlorine, total chlorine, dan combined chlorine.
Dengan pemeriksaan berkala, SPPG dapat melakukan screening kualitas air dari sumber maupun titik penggunaan, sehingga potensi kontaminasi dapat diketahui lebih dini dan menjadi dasar tindakan korektif seperti sanitasi tangki, pemeriksaan jaringan distribusi air, evaluasi kebersihan area pencucian, atau investigasi sumber kontaminasi lainnya. Penting dipahami bahwa hasil coliform merupakan indikator kualitas mikrobiologis, bukan bukti tunggal bahwa air menjadi penyebab suatu kejadian keracunan; investigasi wabah tetap memerlukan pemeriksaan pangan, lingkungan, dan pengujian laboratorium yang sesuai. Potatest Classic dapat menjadi salah satu alat pendukung monitoring lapangan untuk membantu SPPG membangun sistem pengawasan air dan sanitasi yang lebih terukur, cepat, dan preventif.






